oleh

Tindak Lanjut Plasma Desa Pasar ngalam, terkait PT. Agri Andalas

 SELUMA –  Serrejang News, Kementrian pertanian Direktorat Jenderal perkebunan,Tgl 07 februari  2019 mengeluarkan surat Nomor : 1107/HK.430/E.5/02/2019 yang di tujukan Kepada Dinas Pertanian,Peternakan dan perkebunan  kabupaten seluma terkait Permasalahan  PT. Agri Andalas

Sebagai tindak lanjut dari surat dari masyarakat Plasma Desa pasar ngalam  kecamatan air periukan kabupaten seluma Propinsi bengkulu  nomor : 003/P.PlASMA.PNg/12/2018  tertanggal 20 Desember 2018  dengan prihal permohonan Audensi  yang di tujukan kepada Direktur  jendral Perkebunan .

Terkait dengan permohonan audiensi  diatas :

  1. Melakukan investigasi permasalahan dan memfasilitasi upaya penyelesaiannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta menyampaikan hasilnya kepada kami pada kesempatan pertama;
  2. Mendorong kepada perusahaan perkebunan termasuk PT. Agri Andalas untuk segera melaksanakan Putusan Mahkamah Konstitusi No. 138 Tahun 2015 dan Pada Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan, antara lain memliki IUP dan HGU sertta merealisasikan kewajiban memfasilitasi kebun untuk masyarakat sekitar paling luas 20% dari luas IUP.

Selanjutnya  pemerintah daerah Mengeluarkan surat sebagai tindaklanjut surat Direktur Jendral Perkebunan Republik Indonesia nomor : 1107/HK.410/E.5/02.2019 tanggal 7 Februari 2019 perihal permasalahan PT. Agri Andalas yang ditujukan kepada Dinas Pertanian Kapubaten Seluma dan surat Badan  Permusyawaratan  Desa (BPD) Desa Pasar Ngalam nomor : 003/P.PLASMA.PNg/12/2018 tanggal 20 Desember 2018 perihal permohonan audiensi yang ditujukan kepada Direktur Jendral Perkebunan , maka dapat kami sampaikan hal-hal sebagai berikuit :

  1. Dimohon kepada perusahaan perkebunan PT.Agri Andalas yang memiliki HGU/IUP untuk segera melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi  No.138 tahun 2015, Undang-Undang nomor 39 tahun 2014 tentang perkebunan dan Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia nomor : 98/PERMENTAN/OT.140/9/2013 serta perubahan dan memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat sekitar dengan luasan paling kurang 20% (dua puluh per seratus) dari total luas areal.
  2. Agar saudara segera melakukan audiensi dengan perwakilan masyarakat yang mengajukan permohonan plasma dari desa Pasar Ngalam untuk mencari titik temu permasalahan.
  3. Melaporkan hasil audiensi yang dilakukan kepada Dinas Pertanian Kabupaten Seluma, yang selanjutnya akan kami teruskan kepada Direktur Jendral Perkebunan Republik Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed