oleh

Pertengkaran Sekelompok Ambon Mengakibatkan 3 Orang Terluka Dan 1 Orang Meninggal Dunia

Serrejang News – JAKARTA –, keributan warga sipil sesama  Kelompok Ambon Pada hari Selasa tanggal 23 April 2019 Pukul 02.00 WIB, di  lantai II Diskotik Widya alamat Jl. Daan Mogot II Rt 01/06 Kelurahan Tanjung Duren Utara Kecamatan  Grogol Petamburan, Jakarta Barat. mengakibatkan 3 orang terluka dan 1 orang meninggal Dunia, Yaitu

1. kadil (scurity Medika) mengalami luka bacok di kepala, selanjutnya  di larikan ke Rumah Sakit Royal Taruma Grogol Petamburan Jakarta Barat setelah mendapatkan perawatan di perbolehkan pulang

2. Saputra, umur 19 tahun(scurity Hotel Suba) mengalami Luka pada pelipis terkena sabetan parang di larikan ke Rumah Sakit Sumber waras Grogol Jakarta Barat

3. Jajang (anggota ormas FBR gagak hitam) mengalami luka pada bagian kepala belakang terkena sabetan parang sempat dilarikan ke klinik 24 Jam Tanjung Duren dan sudah di perbolehkan pulang

4. Husen (anggota ormas FBR)  mengalami luka bacok di muka , hidung dan pinggang terkena sabetan parang dilarikan ke Rumah Sakit Royal Taruma Grogol Jakarta Barat setelah mendapatkan perawatan akhirnya meninggal dunia

Seorang Juru parkir bernama Iyus, Umur 50 tahun beralamat Jl. Daan mogot I Rt 01/06 Kelurahan Tanjung duren utara Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat sebagai saksi mata melihat kronologis Kejadian menjelaskan, “Bahwa Kelompok ambon tersebut sudah sering datang ke Diskotik Widya lebih kurang 10 orang selesai pesta minum minum di Diskotik Widya  mereka cek cok mulut antara teman( sesama Mereka), kemudian para pelaku membabi buta dengan memukul setiap orang yang lewat.” ujarnya

setelah itu para pelaku menyerang Diskotik Medika, memukuli serta melukai Scurity Diskotik Medika bernama Kadil. kemudian para pelaku mendatangi orang yang duduk di depan Hotel Suba selanjutnya para pelaku langsung melakukan pemukuli beberapa korban lainnya yang sedang duduk di depan Hotel Suba. dan mengakibatkan korban bernama Husen anggota ormas FBR gagak hitam meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Royal Taruma karena mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

Tambah Iyus, Berkisar Pukul 02.40 WIB, petugas dari Polsek Tanjung Duren dan dari Polres Jakarta Barat melerai dengan  meletuskan tembakan peringatan 3 kali namun tidak dihiraukan tapi kemudian setelah itu para pelaku melarikan diri.”tuturnya.

Pukul 03.00 WIB, lokasi sudah diamankan oleh aparat Polsek Tanjung Duren dan aparat Polres Jakarta  Barat Pimpinan Kompol Lambe Patahang Birana, SIK (Kapolsek),Sa’at ini para pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian(M.Kurniawan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed