oleh

Kasus Lahan TIC Bergejolak, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru

Serrejang News – KEPAHIANG – kasus Lahan TIC kabupaten kepahiang, provinsi bengkulu, menuai beberapa pertanyaan di kalangan Masyarakat dimana kasus tersebut telah menetapkan 3 terdakwa yakni DR. Drs Bando Amin C Kader, MM (Mantan Bupati Kepahiang) Syamsul Yahemi (Mantan Kabag Pemerintahan Selaku Kuasa Pengguna Anggaran ) dan Sapuan (Pemilik Lahan).

Ternyata hingga saat sekarang penanganan kasus Lahan TIC tetap berlanjut maka tidak menutup kemungkinan nantinya akan ada tersangka – tersangka baru seperti yang di ungkap kan Kasi Pidsus Kejaksaan negeri kabupaten kepahiang dalam pertemuan Klarifikasi terhadap wartawan beberapa hari lalu.

“Tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru, baik  konsultan penilai tanah, DPRD , TAPD,PPTK dan BENDAHARA,selagi ada bukti dan Niat jahatnya tergambar di bentuk perbuatan.” Ujar Rusydi sastrawan,SH.MH selaku Kasi pidsus kejaksaan negeri kabupaten kepahiang.

Sementara pencairan keuangan daerah atau dana  APBD. Sebesar Rp 3.3. M harus dengan persetujuan banggar DPRD, seperti yang di ungkapkan Bupati kabupaten kepahiang, Ir. Hidayatullah sahid.  Kepada wartawan melalui henpon, “Yang benar soal anggaran tentu harus persetujuan Banggar DPRD, kasus Lahan TIC masih on process(dalam proses). Sesuai penjelasan pihak Kejari c/q Kasie Pidsus  Soal posisi  pengembalian uang Negara, Pihak kami tidak mendapat laporan dari Bank Mandiri, mungkin  Kejari selaku eksekutor yang dapat laporan,” dalam pesan whatsAppnya.

Pada tempat berbeda salah satu terdakwa menilai, “adanya tebang pilih dalam proses penegakan hukum karena tidak di tangkapnya bendahara dan PPTK selanjutnya kasus lahan TIC berbarengan dengan pembelian lahan milik saudara Rizal selaku anggota DPRD namun tidak ada tindakan proses Hukum sementara lahan tersebut  berada di pelosok Desa.ujarnya(nata, nepri,ujang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed