oleh

Aliansi Indonesia Laporkan Ali Mukartono Ke Jamwas, karena Sebut Tidak Ada Korupsi Dana Desa

Serrejang News – PALEMBANG – Aliansi Indonesia BPAN DPC oku Timur Kembali membuat laporan Resmi kepada JAMWAS Kejagung RI untuk mempertanyakan Pernyataan Ali Mukartono,S.H.,S.H Kajati Sumatra selatan  tentang ” tidak ada Korupsi Dana Desa OKU Timur” Rabu (30/4)

Bapak Ali Mukartono,S.H.,M.H Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan harus bisa pertanggung jawabkan ucapannya dihadapan puluhan wartawan, bahwa dirinya mengatakan di Kabupaten OKU Timur tidak  ada Korupsi Dana Desa, karena masih taat dengan hukum, tegasnya waktu usai peresmian kantor Kejaksaan Negeri Martapura, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan

Ucapan tersebut dihadapan  para Jaksa, Bupati OKU Timur, dan puluhan awak media yang ikut meliput acara peresmian kantor Kejari OKU Martapura, Kabupaten Timur, disaat ada kata yang tercetus keluar dari mulut seorang nomor satu di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, para wartawan yang hadir serontak kaget dan bertanya, ada apa dengan ucapan Bapak Kajati Sumsel ini?

Sementara itu, Kanda Budi Aliansi di dampingi Tim  Aliansi Indonesia yang hadir, Ali Imron salah satu sebagai saksi pelapor dari kasus Korupsi Dana Desa APBN 2018 yang sekarang lagi on proses oleh pihak Kejari OKU Timur.

Kanda Budi selaku ketua Aliansi Indonesia Oku Timur di dampingi Ali Imron mengatakan, “mungkin Bapak Kejati Sumsel lagi mabuk dan ngantuk kayaknya, besar kemungkinan juga sudah main mata alias terima upeti? Selanjutnya bagaimana dengan H. Rusman Kadin PMD OKU Timur  yang minta uang Dana Desa APBN 2018 senilai Rp. 29 juta perdesa , dikalikan 305 desa yang ada di 20 Kecamatan di Kabupaten OKU Timur, sehingga mencapai Rp.6 Milar, apakah  itu bukan merupakan korupsi? Dan bukan Merupakan Bentuk KKN?.ujarnya.

“ ingat ..! Kajati jangan hanya terima laporan diatas  meja, terima berkas,  terindikasi terima upeti, maka  semuanya dibilang aman, tidak terbukti, dan bersih,  tolong jangan tidur, tim Kejaksaan Kejati dan Kejari OKU harus serius dalam mengungkap kasus Korupsi Dana Desa 2018 OKU Timur, yang sudah jelas  terjadi di depan mata dan bukan merupakan rahasia umum di kalangan masyarakat., bahkan menjadi bahan perbincangan, ujarnya(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed