oleh

Suryadi : Hanya satu kali terima SP2HP, terkait laporan dugaan korupsi Diknaspora Kab, Kepahiang.

Serrejang News – KEPAHIANG -, menjadi ajang pembicaraan di kalangan Masyarakat terkhusus Kabupaten kepahiang menyebutkan oknum pejabat yang terkesan tak mampu di sentuh hukum menyimak  informasi  dugaan tindak pidana Korupsi Pengadaan praktik siswa non Teknologi dan Praktek siswa Teknologi pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan olahraga pemerintah kabupaten Kepahiang

Sebelumnya telah di ketahui bahwa Badan Penelitian Aset Negara Lembaga Alinsi Indonesia DPC kabupten kepahiang telah mengeluarkan surat Nomor : 25 /BPAN -AI/DPC.KAB.KPH tanggal 17 Juni 2017. tentang  dugaan tindak pidana Korupsi yang di sampaikan ke Pihak kepolisian Daerah Bengkulu selanjutnya di tindak lanjuti dengan surat Perintah Penyelidikan Nomor : Sprin.Lidik/103/VII/2017 Dit Reskrimsus tanggal 28 Juli 2017 seperti yang disampaikan melalui surat  Pemberitahuan perkembangan hasil Penyidikan(SP2HP) kepada Ketua Dewan pimpinan cabang Badan Penelitian Aset Negara Aliansi Indonesia Kabupaten Kepahiang tertanggal 22 agustus 2017.

Ketua BPAN LAI DPC Kabupaten Kepahiang  Suryadi, ketika di konfirmasi mengatakan “ dalam waktu dekat sehabis suasana hari Raya Idul Fitri ini, Kita akan segera mendatangi kantor Kepolisian Daerah Bengkulu untuk menanyakan tindak Lanjut  penanganan dugaan Tindak pidana Korupsi terkait pekerjaan Pengadaan praktik siswa non Teknologi dan Praktek siswa Teknologi pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan olahraga pemerintah kabupaten Kepahiang”. ujarnya.

“ selama ini kita masih menunggu hasil Penyidikan yang di lakukan Pihak Kasubdit Tipikor DirReskrimsus Polda Bengkulu, namun sampai saat sekarang kita hanya mendapatkan pemberitahuan  SP2HP satu kali tertanggal 22 agustus 2017 lalu”. tutupnya.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed