oleh

Rp 10 miliar lebih terkesan mubazir, untuk Bayar Bunga Hutang Pemkab Kepahiang

Maryadi S.IP :Bupati dan DPRD Kepahiang harus pertimbangkan secara matang tentang Hutang  

Serrejang News –  KEPAHIANG – Terkait soal hutang yang akan di lakukan oleh Pemerintah daerah kabupaten kepahiang terhadap PT SMI sebesar Rp 59 miliar akan menimbulkan suku bunga sebesar 7,9 % setiap tahunnya maka dalam estimasi hingga Tahun 2021 Pemerintah harus bayar lebih dari 10 miliar kepada PT.SMI.

Sebelumnya di ketahui pemerintah kabupaten Kepahiang akan berhutang terhadap PT.SMI sebesar Rp 59 Miliar  untuk Realisasi pekerjaan 3 paket proyek dengan item,  peningkatan jalan eks KTNA-Barat Wetan, pembangunan jalan Desa Sosokan Cinta Mandi-Langgar Jaya-Damar Kencana dan pembangunan jalan Desa Renah Kurung-Batu Bandung-Bandung Jaya-Simpang Air Les.

Pada selasa 11 Juni 2019 di adakan acara diskusi terkait Pembangunan kepahiang  Ir.H Hidayat Tullah sahid selaku bupati Kepahiang menjelaskan,“ Pinjaman yang telah kita dapatkan telah melewati mekanisme yang begitu rumit selama tiga tahun di mulai dari tahun 2016 lau. Namun Penggunaan uang tersebut akan di hitung 3 tahun ke depan semenjak di Realisasikan. Pinjaman hutang tanpa adanya jaminan karena PT.SMI bukan Merupakan seperti Finance atau Bank lainpada umumnya namun PT.SMI adalah perusahaan BUMN yang 100 %  sahamnya dimiliki kementrian Keuangan”. Tandasnya.

Salah satu pimpinan redaksi Media onlen Maryadi S.IP mengatakan, “ Bupati dan DPRD Kabupaten kepahiang harus menganalisa dan mempertimbangkan kembali terkait Hutang  terhadap PT.SMI pasalnya Kewajiban suku Bunga  sebesar 7.9%  setiap tahunnya akan menimbulkan jumlah uang daerah Kabupaten Kepahiang sebesar hampir  Rp.11 Miliar yang terkesan mubazir hanya untuk membayar bunga hutang terhadap PT.SMI. Dalam analisa saya secara Pribadi bahwa Berhutang Bukan Merupakan Prestasi yang Baik ” ujarnya

Lanjut Maryadi.S.IP, “ Bila di analisa uang  Rp. 10 miliar di gunakan untuk membangun Irigasi maka dapat memperlancar Air untuk Persawahan yang luas dan apabila untuk membangun jalan maka  Pemerintah kabupaten kepahiang akan memiliki jalan secara estimasi 10 Km.” Tuturnya.

“Kita Berharap pemerintah memiliki upaya lain untuk mendapatkan dana dalam Membangun infrastruktur dengan tidak berhutang, mungkin dengan berbagai proposal atau berbagai program yang bisa di canangkan oleh pemerintah dalam meningkatkan pendapatan daerah, atau mendapatkan dana untuk membangun infrastruktur” Tandas maryadi(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed