oleh

DD Desa Semelako I di laporkan Ormas P.Famal, akun Fb Buat status untuk mencari pembelaan”

Serrejang News – Lebong -, maraknya pemberitaan pada Selasa 18 Juni 2019, akun Fb Midwife Gabriella Zabathiny terkesan meradang bak seperti kebakaran Jenggot, terkesan mencari pembelaan dengan Membuat berbagai status menyatakan bahwa pemberitaan yang di tayangkan beberapa media merupakan hoak

Mengutif tulisan status Midwife Gabriella Zabathiny  “ Assalammualaikaum wr..wb terimakasih Banyak atas perhatian saudara – saudara Ku yang tercinta dimanapun Berada  sedikit Klarifikasi atas terkaitnya penyebaran Berita Hoak yang tersebar saat ini ingin menyampaikan bahwa tidak benar adanya berita bahwa penggelapan atau korupsi Dana desa semelako I pada Pekerjaan irigasi yang terletak di desa semelako tersebut melainkan adanya pihak yang tidak bisa bertanggung jawab menelepon kami (Kades Semelako I) dengan maksud meminta uang sebesar 15 juta jika tidak kami akan melakukan atau membuat berita acara” ….

Sementara Bahtiar selaku Ketua ormas P. Famal mengatakan, “ sepertinya kepala Desa Belum mengerti fungsi pokok kerja ormas, dan beberapa wartawan dalam Penyajian berita pasalnya dengan gampang mengatakan berita yang tersebar oleh berberapa media merupakan Hoak padahal sudah jelas – jelas berita yang di sebarkan menceritakan Ormas P. Famal menyampaikan surat laporan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten lebong pada hari senin 17 juni 2019 kemaren, sesuai dengan Surat : 0037/SL/Ormas – P.Famal/BKL/II/2019.” Ujarnya

“Selanjutnya pada berita yang beredar tidak mengatakan bahwa adanya penggelapan atau korupsi Dana Desa Semelako I, semua  yang di beritakan akan sebuah kejadian tentang surat yang saya sampaikan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten lebong terkait Dugaan Penyimpangan dan korupsi Realisasi Alokasi dana Desa(ADD) dan Dana Desa(DD) tahun 2018 desa Semelako I, sesuai dengan isi dalam surat” tutupnya

menanggapi status akun Fb Midwife Gabriella Zabathiny kepada wartawan ia mengatakan, “ sepertinya ada yang lagi meradang karena Pemberitaan, Kepala desa seharusnya Bila ada yang menghubungi dengan meminta uang maka bisa di tanyakan kapasitas uang tersebut dan laporkan Kepihak berwajib nanti pihak hukum bisa melakukan penyelidikan tentang perbuatan- perbuatan yang melawan Hukum, bukan membuat kegaduhan pada medsos itu menunjukkan ketidak percayaan terhadap penegakan hukum, namun berbeda bila yang buat status hanya mengada adakan sudah jelas tidak ada keberanian untuk melaporkan kepada Pihak hukum”.ujarnya

Terkait tentang Fisik Bangunan secara pribadi walaupun saya hanya melihat Foto namun saya meragukan kwalitas bangunan karena dalam foto jelas sekali terlihat bahwa ketebalan badan bangunan mengecil Kebawah apa lagi adanya pengambilan material pasir di lokasi kegiatan hal itu saya rasa sangat menyalahi aturan yang ada,   namun bila benar itu penyebabnya bencana ya biarkan pihak hukum yang melakukan penyelidikan jadi kepala desa jangan ibarat  seperti kebakaran jenggot”. Tutupnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed